Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Event

Menjaga Kehormatan di Tengah Dunia yang Terbuka

Menjaga Kehormatan di Tengah Dunia yang Terbuka Di era ketika dunia semakin terbuka, batas antara yang pribadi dan yang publik kian menipis. Teknologi, media sosial, dan budaya global mendorong manusia untuk menampilkan dirinya tanpa sekat. Dalam arus keterbukaan ini, muncul satu pertanyaan mendasar: di manakah letak kehormatan manusia, dan bagaimana cara menjaganya? Kehormatan bukanlah sesuatu yang melekat pada penampilan luar semata, melainkan tumbuh dari cara seseorang memandang dirinya sendiri. Ia berakar pada kesadaran bahwa manusia bukan sekadar tubuh, tetapi juga jiwa, nilai, dan tanggung jawab moral. Ketika seseorang menghormati dirinya, ia akan secara alami membangun batasan—bukan untuk menjauh dari dunia, tetapi untuk melindungi hal-hal yang dianggap suci dan bermakna. Batasan dalam kehidupan sosial sering disalahpahami sebagai tembok pemisah. Padahal, dalam banyak tradisi nilai, batasan justru berfungsi sebagai jembatan yang mengarahkan hubungan agar tetap berada dalam korid...

Menautkan Rasa Suka pada Jalan Ilahi

Menautkan Rasa Suka pada Jalan Ilahi Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak pernah lepas dari rasa suka. Suka terhadap sesuatu—baik itu harta, jabatan, ilmu, relasi, maupun hobi—adalah bagian dari fitrah yang dianugerahkan oleh Allah SWT. Namun, rasa suka tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Ketika seseorang melibatkan rasa sukanya karena Allah, maka segala aktivitas duniawi yang dijalani akan bernilai ibadah. Ia tidak hanya menikmati apa yang dicintainya, tetapi juga menata niat agar setiap langkahnya selaras dengan syariat dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Sebaliknya, jika rasa suka dilepaskan dari bingkai keimanan, ia berpotensi berubah menjadi berlebihan. Nafsu diri akan mengambil alih kendali, menjadikan manusia terbuai oleh kenikmatan sesaat. Pada titik inilah pintu godaan setan terbuka lebar, mengarahkan manusia pada sikap lalai, sombong, dan jauh dari nilai-nilai ketakwaan. Rasa suka yang seharusnya menjadi sumber kebaikan justru d...

Membaca Kitab Kuning sebagai Pilar Peradaban Ilmu di Dunia Pesantren

Membaca Kitab Kuning sebagai Pilar Peradaban Ilmu di Dunia Pesantren Membaca kitab kuning merupakan tradisi yang sangat familiar dan mengakar kuat di dunia pesantren. Aktivitas ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan sebuah proses pewarisan peradaban ilmu yang telah berlangsung selama berabad-abad. Di balik lembaran-lembaran kitab klasik yang ditulis tanpa harakat itu, tersimpan khazanah pemikiran ulama terdahulu yang menjadi rujukan utama dalam memahami ajaran Islam secara mendalam dan komprehensif. Bagi santri, ketekunan dalam mengkaji kitab kuning adalah wujud kesungguhan dalam menelusuri jejak intelektual para ulama. Setiap baris teks mengajarkan tidak hanya aspek keilmuan, tetapi juga nilai kesabaran, kedisiplinan, dan adab dalam menuntut ilmu. Proses membaca, memaknai, dan mendiskusikan isi kitab bersama kiai atau ustaz menjadi ruang pembentukan karakter yang membedakan pendidikan pesantren dari sistem pendidikan lainnya. Lebih dari itu, kitab kuning berperan sebagai jemb...

Di Antara Sesak dan Syukur: Hikmah Perjalanan Bersama Bus Harapan Jaya

Perjalanan saya dari Tulungagung menuju Trenggalek kali ini bukan sekadar berpindah tempat, melainkan sebuah pengalaman yang menyimpan banyak pelajaran. Saya menumpang Bus Harapan Jaya yang, pada hari itu, ditumpangi lebih dari 70 penumpang. Suasana di dalam bus terasa padat, bahkan cenderung sesak. Namun, di balik ruang yang terbatas itu, tersimpan kisah tentang kebersamaan, kesabaran, dan makna perjalanan itu sendiri. Sejak langkah pertama menaiki bus, saya langsung merasakan atmosfer yang berbeda. Bangku-bangku terisi penuh, lorong sempit dipenuhi tas dan barang bawaan, serta suara percakapan yang saling bersahutan. Ada ibu yang menenangkan anaknya, ada pekerja yang terlelap setelah seharian beraktivitas, dan ada pula mahasiswa yang sibuk dengan ponselnya. Dalam kepadatan itu, saya belajar bahwa setiap orang membawa cerita dan tujuan masing-masing, namun kami dipersatukan oleh satu arah perjalanan yang sama. Dari sisi kelebihan, Bus Harapan Jaya menawarkan kemudahan akses dan harga ...

Arsitektur Strategi: Merancang Visi-Misi Berbasis Bukti dan Antisipasi

Arsitektur Strategi: Merancang Visi-Misi Berbasis Bukti dan Antisipasi Dalam dinamika akademik dan kepemimpinan strategis, kemampuan untuk membangun sebuah konsep utuh yang terintegrasi dalam satu visi dan misi yang jelas merupakan penanda kematangan intelektual dan organisasional. Proses ini melampaui sekadar pernyataan ideal; ia adalah sebuah disiplin konstruksi logis yang melibatkan empat tahap kritis: merumuskan konsep perencanaan yang matang, menyusun strategi yang jitu, menyajikan data yang kongkret, dan memprediksi problem solving yang relevan. Keempat tahap ini membentuk sebuah siklus integral yang mengubah visi yang abstrak menjadi peta jalan yang dapat ditindaklanjuti dan dipertanggungjawabkan. Langkah pertama, merumuskan konsep perencanaan yang matang, adalah fondasi filosofis dan intelektual. Pada tahap ini, visi dan misi harus dijabarkan menjadi kerangka konseptual yang koheren. Perencanaan yang matang tidak dimulai dari aktivitas, tetapi dari pembingkaian masalah (probl...

PENELITI: TIGA PILAR PERADABAN

Dok : FGD UINSATU PENELITI: TIGA PILAR PERADABAN      Dalam narasi besar kemajuan manusia, peneliti adalah arsitek yang tak kenal lelah. Mereka bukan sekadar akademisi yang berkutat di laboratorium, tetapi pelopor yang membentuk masa depan. Peran mereka yang sesungguhnya melampaui aktivitas riset semata; ia bertumpu pada tiga pilar fundamental yang saling terhubung: menemukan, mengembangkan, dan mentransfer. Trilogi inilah yang mengubah keingintahuan menjadi peradaban.      Pilar pertama adalah menemukan. Ini adalah jantung dari penelitian. Seorang peneliti harus memiliki kemampuan untuk melihat celah dalam pengetahuan, merumuskan pertanyaan yang belum terpikirkan, dan berani menyelami wilayah yang gelap. Proses menemukan ini didorong oleh rasa ingin tahu yang tak terbendung dan ketekunan untuk mencari kebenaran. Ia bisa berupa identifikasi spesies baru di hutan belantara, pengamatan fenomena fisika yang anomali, atau penggalian naskah kuno yang menguba...

Menyeduh Mutu dalam Secangkir Harmoni: Catatan Pagi Forum Akreditasi

Menyeduh Mutu dalam Secangkir Harmoni: Catatan Pagi Forum Akreditasi Matahari baru saja memanjat ufuk, menyapa kaca jendela ruang rapat dengan cahayanya yang masih malu-malu. Di atas meja, kepulan uap tipis muncul dari cangkir-cangkir berisi kopi susu. Aroma kafein yang berpadu dengan gurihnya krimer menciptakan suasana tenang—sebuah kontras yang indah di tengah agenda besar yang sedang kami hadapi: Forum Diskusi Peningkatan Akreditasi. Ada sebuah filosofi sederhana di balik setiap sesapan pagi ini. Hitamnya kopi adalah simbol dari realita kerja keras, tantangan administratif, dan tuntutan standar yang seringkali terasa pahit. Namun, ketika ia bertemu dengan putihnya susu—simbol kolaborasi, empati, dan kejernihan visi—rasa pahit itu tidak lenyap, melainkan bertransformasi menjadi kehangatan yang menguatkan. Inilah harmoni yang sedang kita upayakan dalam meningkatkan mutu institusi. Akreditasi: Meracik Ikhtiar Menuju Kualitas Dalam diskusi ini, kami kembali menyadari bahwa akreditasi bu...

Refleksi Diri melalui Pelajaran Hidup di Punggung Truk

Refleksi Diri melalui Pelajaran Hidup di Punggung Truk Di jalan raya, di antara deru mesin dan laju kendaraan, sering kali kita menemukan pelajaran hidup yang datang tanpa undangan. Salah satunya terpampang sederhana namun mengena: tulisan di punggung truk. Kalimat-kalimat singkat seperti “Urip iku urup”, “Sing penting usaha, dudu gaya”, “Ojo dumeh”, atau “Sabar iku jembar” bukan sekadar hiasan visual, melainkan cermin filosofis yang mengajak setiap pengendara untuk berhenti sejenak dan merenung. Punggung truk menjadi media pembelajaran hidup yang berjalan—ia bergerak dari satu tempat ke tempat lain, membawa muatan sekaligus makna. Kata mutiara bermakna yang tertera di punggung truk sering lahir dari pengalaman hidup yang panjang dan keras. Kalimat “Kerja keras ora bakal ngapusi asil” mengingatkan bahwa hasil adalah buah dari proses, bukan kebetulan. Sementara “Ngono yo ngono, ning ojo ngono” mengajarkan etika dan batas dalam bersikap. Ungkapan-ungkapan ini ringkas, membumi, dan jujur—...

PENERIMAAN MURID BARU (SPMB) MA DARUNNAJAH TRENGGALEK Tahun Pelajaran 2026/2027

🌟✨ **PENERIMAAN MURID BARU (SPMB)** **MA DARUNNAJAH TRENGGALEK** **Tahun Pelajaran 2026/2027** ✨🌟 *Bergabunglah dengan madrasah yang memadukan ilmu, akhlak, dan prestasi untuk mencetak generasi unggul berkarakter Islami.* ## 📢 **SISTEM PENERIMAAN MURID BARU RESMI DIBUKA!** Kami dengan bangga mengumumkan bahwa **SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027** telah dibuka! Ini adalah kesempatan terbaik bagi Bapak/Ibu untuk memberikan pendidikan terbaik bagi putra-putri tercinta melalui lingkungan madrasah yang nyaman, agamis, dan berorientasi prestasi. Di MA Darunnajah, kami percaya setiap anak memiliki potensi besar dan harus difasilitasi melalui pendidikan yang berkualitas dan penuh nilai. Karena itu, kami membuka kesempatan bagi peserta didik baru untuk bergabung bersama keluarga besar Madrasah Aliyah Darunnajah Trenggalek. ## 📝 **PENDAFTARAN ONLINE – MUDAH & PRAKTIS** Kini mendaftar bisa dilakukan dari rumah! Klik link berikut untuk mengisi formulir resmi: 🔗 **[https://bit.ly/SPMBMAD2026]...

Menapaki Pagi Menuju Grand Rohan: Perjalanan menghadiri Incoils 2025"

Menapaki Pagi Menuju Grand Rohan: Perjalanan menghadiri Incoils 2025" Berangkat dari kampus UIN Satu Tulungagung pada pukul 05.20 WIB, pagi itu masih menyimpan sunyi. Udara terasa lembut, menyentuh kulit dengan sejuk yang tidak menusuk, justru mengantar semangat perjalanan menuju agenda Incoils ke-5 tahun 2025 di Grand Rohan Hotel Yogyakarta. Matahari belum sepenuhnya datang, namun cahaya samar jingga mulai menyibak tirai malam, seperti memberi restu pada langkah kami. Jalanan masih lengang, hanya ditemani sedikit kendaraan yang melintas pelan, seolah perjalanan ini disiapkan khusus tanpa hiruk pikuk. Di dalam kendaraan, suasana perlahan hidup. Beberapa dosen mulai membuka percakapan ringan. Ada yang tertawa pelan sambil menikmati bekal teh hangat,kopi, ada pula yang memilih memejamkan mata sejenak, menyimpan tenaga untuk pertemuan panjang yang menanti. Di antara senyap dan obrolan kecil itu, terasa ada nuansa kebersamaan yang hangat—campuran antara profesionalitas dan kekeluargaa...

Bobibos: Revolusi Energi Hijau dari Jerami Padi—Tahapan Produksi Bahan Bakar Ramah Lingkungan

Bobibos: Revolusi Energi Hijau dari Jerami Padi—Tahapan Produksi Bahan Bakar Ramah Lingkungan Di tengah isu mendesak mengenai perubahan iklim dan fluktuasi harga energi global, Indonesia—sebagai negara agraris dengan produksi padi yang melimpah—menemukan solusi cerdas untuk diversifikasi energi: **Bobibos**. Akronim dari Biofuel Berbasis Biomassa Olahan Jerami Padi, Bobibos merupakan inovasi bahan bakar cair ramah lingkungan yang memanfaatkan limbah pertanian yang selama ini terabaikan. Artikel ini akan mengupas tuntas tahap-tahap krusial dalam produksi Bobibos, mulai dari limbah jerami hingga menjadi bahan bakar siap pakai, serta menyoroti potensi revolusionernya dalam peta jalan energi hijau nasional. Jerami Padi: Dari Limbah Menjadi Sumber Daya Setiap musim panen, jutaan ton jerami padi tersisa di lahan-lahan pertanian. Mayoritas sisa panen ini, yang dikenal sebagai biomassa lignoselulosa, seringkali dibakar di tempat, menimbulkan masalah polusi udara, atau dibiarkan membusuk, yang ...

Kiat Sukses Belajar

Kiat Sukses Belajar Belajar adalah proses panjang yang membutuhkan kesungguhan, kedisiplinan, dan strategi yang tepat. Ia bukan sekadar kegiatan menambah wawasan, tetapi juga upaya untuk membentuk karakter, memperluas cara pandang, serta meningkatkan kualitas diri. Untuk mencapai keberhasilan dalam belajar, seseorang perlu menerapkan beberapa prinsip dasar yang dapat menuntun pada hasil maksimal. Berikut merupakan enam kiat penting yang dapat menjadi pegangan dalam perjalanan menuntut ilmu. 1. Niat yang Lurus Kesuksesan belajar dimulai dari niat yang lurus. Dalam Islam, niat merupakan fondasi utama setiap amal. Belajar yang diniatkan untuk mendapatkan ridha Allah, mengangkat derajat diri dan keluarga, serta memberikan manfaat bagi masyarakat akan membuahkan semangat yang konsisten. Niat yang benar mampu menjadi pendorong ketika rasa malas datang dan menjadi pengingat ketika seseorang mulai kehilangan arah. Sebaliknya, belajar hanya untuk gengsi atau sekadar mendapatkan pujian mudah mem...

Simpan Amalmu yang Baik untuk Akhiratmu

Simpan Amalmu yang Baik untuk Akhiratmu Pada salah satu bangku di dalam bus Harapan Jaya, tertempel sebuah tulisan sederhana: “Simpan karcis sebagai bukti pembayaran yang sah.” Sekilas, kalimat itu hanya pengingat biasa bagi penumpang agar tidak kehilangan haknya sebagai pengguna jasa transportasi. Namun, bila direnungkan lebih dalam, tulisan itu mengandung makna yang sangat dalam tentang perjalanan hidup manusia — bukan sekadar perjalanan dari satu kota ke kota lain, tetapi perjalanan dari dunia menuju akhirat. Kita semua adalah penumpang dalam bus kehidupan. Dunia hanyalah lintasan, sedangkan tujuan akhirnya adalah akhirat. Dalam perjalanan itu, setiap amal baik yang kita lakukan ibarat **karcis** yang harus disimpan rapi — bukti bahwa kita telah “membayar” perjalanan ini dengan amal saleh. Sebagaimana karcis menjadi tanda sah bahwa seseorang berhak sampai ke tujuan dengan aman, demikian pula amal baik menjadi bukti sah di hadapan Allah bahwa kita layak memperoleh keselamatan di akhi...

Turnera subulata

Turnera subulata. Turnera subulata adalah spesies bunga yang memiliki beberapa nama umum, yang paling populer adalah: 1. White Alder (meskipun bukan keluarga Alder yang sebenarnya) 2. Buttercup Bush (semak buttercup) 3. Sulphur Alder 4. Dark-eyed Turnera Dalam bahasa Indonesia, bunga ini sering disebut sebagai Bunga Pukul Delapan atau Bunga Jam Delapan, sebuah nama yang juga digunakan untuk kerabat dekatnya, Turnera ulmifolia. Nama ini diberikan karena bunga-bunga ini cenderung mekar di pagi hari (sekitar pukul 8 pagi) dan layu sebelum matahari terik di siang hari. Ciri-Ciri dan Deskripsi Penampilan Bunga: Bunganya berwarna putih kekuningan atau krem pucat, dengan bagian tengah (dasar mahkota) berwarna **ungu tua atau hitam keunguan** yang sangat kontras. Ciri khas inilah yang memberinya nama "Dark-eyed Turnera". Bunga memiliki 5 kelopak dan berbentuk seperti cangkir terbuka. Kebiasaan Mekar: Seperti namanya, bunga ini mekar di pagi hari dan biasanya mulai menutup atau layu d...

Hiruk Pikuk Perjalanan: Sebuah Renungan di Jalan Menuju Tulungagung

  Hiruk Pikuk Perjalanan: Sebuah Renungan di Jalan Menuju Tulungagung Selamat pagi. Kata-kata sederhana itu terucap dalam hati, menyapa hari yang baru. Namun, sapaan itu segera tenggelam dalam simfoni kesibukan yang sudah menggema sejak fajar merekah. Perjalanan pagi saya menuju Tulungagung pagi ini bukan sekadar transit dari titik A ke B; ia adalah sebuah panggung teatrikal di mana kehidupan sehari-hari mempertunjukkan dramanya yang paling otentik. Hiruk pikuk itu bukan lagi sekadar latar belakang, melainkan sebuah narasi hidup yang berdenyut, mewarnai setiap jengkal aspal dengan cerita tentang harapan, perjuangan, dan ritme nafas kota kecil yang bersiap untuk hari barunya. Pemandangan pertama yang menyerbu indera adalah lautan kendaraan bermotor. Mereka bagai kawanan ikan yang bergerak dalam sebuah arus raksasa, masing-masing dikemudikan oleh seorang individu dengan tujuannya sendiri. Ada sepeda motor yang meliuk-liuk dengan gesit, dibawa oleh para pekerja yang wajahnya sudah dib...

Ulumul Qur’an: Kunci Memahami Keagungan dan Kedalaman Makna Kalamullah

Ulumul Qur’an: Kunci Memahami Keagungan dan Kedalaman Makna Kalamullah Pendahuluan Al-Qur’an merupakan mukjizat terbesar yang diturunkan oleh Allah Swt. kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai pedoman hidup umat manusia di sepanjang zaman. Kitab ini bukan hanya berisi petunjuk moral dan hukum, melainkan juga sumber pengetahuan dan inspirasi yang tidak pernah habis digali. Allah Swt. berfirman dalam Surah Yusuf ayat 111: > “...Dan tidaklah Al-Qur’an itu suatu yang dibuat-buat, tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu serta sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.” Untuk memahami isi dan kandungan Al-Qur’an secara benar, diperlukan seperangkat ilmu yang dapat membantu menyingkap maknanya dari berbagai aspek. Ilmu inilah yang dikenal dengan nama Ulumul Qur’an,  yaitu ilmu yang membahas segala hal yang berkaitan dengan Al-Qur’an, baik dari segi sejarah turunnya, penulisan, pengumpulan, hingga metode penafsirannya. Tanpa pemahaman terhadap Ulu...

ORKES Tekankan Keprotokolan dan MC Profesional sebagai Wajah Layanan Perguruan Tinggi

Kegiatan Orientasi Kerja Efektif dan Sinergis (ORKES) pada sesi malam, pukul 20.00–21.00 WIB, menghadirkan topik yang sangat penting bagi dunia akademik, yakni Hospitality dan Keprotokolan. Materi ini disampaikan langsung oleh Dr. Zuhri, S.Ag., M.Si. seorang akademisi sekaligus praktisi yang telah berpengalaman dalam bidang keprotokolan. Keprotokolan sebagai Wajah Institusi Dalam pemaparannya, Dr. Zuhri menekankan bahwa keprotokolan bukan sekadar aturan formal, tetapi merupakan cerminan wajah institusi. Prinsip dasar keprotokolan—yang meliputi tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan—harus dipahami secara menyeluruh oleh setiap staf maupun panitia kegiatan kampus. Menurutnya, tata letak kursi tamu undangan, urutan acara, hingga tata penghormatan kepada pimpinan adalah bentuk penghargaan terhadap struktur kelembagaan. “Kesalahan kecil dalam keprotokolan bisa berdampak pada wibawa dan citra lembaga. Karena itu, memahami keprotokolan adalah sebuah keharusan,” tegas Dr. Zuhri. Prof...

Optimalisasi Administrasi Akademik dan Layanan Digital dalam ORKES: Pemaparan Materi oleh Tiga Narasumber

Optimalisasi Administrasi Akademik dan Layanan Digital dalam ORKES: Pemaparan Materi oleh Tiga Narasumber Kegiatan Orientasi Kerja Efektif dan Sinergis (ORKES) kembali menghadirkan sesi penting pada malam hari, Jumat 26 September 2025, pukul 19.00–20.00 WIB. Materi yang diangkat kali ini adalah Administrasi Akademik, Layanan Akademik, Teknologi Informasi, dan Pangkalan Data (SSO). Sesi ini menghadirkan tiga narasumber ahli di bidangnya, yaitu Dr. Nur Kholis, M.Pd.I, Muhammad Ridhlo Al Qodri Sri Utomo, M.A., serta Zurip Prastyo, S.Kom. Administrasi Akademik sebagai Fondasi Dalam pemaparannya, Dr. Nur Kholis menekankan pentingnya administrasi akademik yang meliputi kegiatan perkuliahan, KRS, KHS, hingga layanan mahasiswa. Menurutnya, pengelolaan administrasi yang rapi bukan hanya bersifat administratif, tetapi merupakan fondasi kelancaran seluruh proses akademik. Kesalahan kecil dalam pengisian KRS, misalnya, bisa berdampak besar pada perjalanan studi mahasiswa. Peran Strategis PDDikti P...

PEMBUKAAN KELAS MENULIS ESAI PESANTREN & ULAMA

PEMBUKAAN KELAS MENULIS ESAI PESANTREN & ULAMA “Tradisi Menulis Ulama di Tengah Tergesernya Dunia Literasi” Pembuka & Pemateri: Prof. Dr. Martin van Bruinessen (Ahli Studi Islam, peneliti ulama & pesantren) Haidar Bagir (Tokoh pendidikan & literasi Islam) Hamzah Sahal (Direktur NU Online, Penulis Esai Pesantren) Topik Utama: Faedah Menulis Ulama Pengalaman Martin van Bruinessen bergelut dengan ulama & pesantren Menulis Esai sebagai Tradisi Intelektual Pesantren 📅 Jumat, 03 Oktober 2025 🕖 19.00–21.00 WIB 📍 Via Zoom (link akan dibagikan di grup menjelang pembukaan) 🔗 Pendaftaran: s.id/pembukaan_kelas_esai 📞 Kontak: 0877-8898-1926 ✨ GRATIS! TERBUKA UNTUK UMUM Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Menyambut Hari Santri 2025 yang diselenggarakan oleh NU Online Institute bekerja sama dengan NU Care-LAZISNU. Melalui kelas ini, peserta akan diajak memahami kembali tradisi intelektual ulama yang telah lama menjadikan tulisan sebagai sarana dakwah, pendidika...

Perencanaan dan Keuangan : Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum

Materi kedua dalam kegiatan orientasi ASN di lingkungan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung berfokus pada tema *Perencanaan dan Keuangan*. Sesi ini dimulai dengan pengenalan oleh **Miftachul Hidayah, M.E.**, yang membuka jalannya diskusi dengan menekankan pentingnya pemahaman tata kelola keuangan negara dalam dunia perguruan tinggi keagamaan. Beliau menegaskan bahwa pengelolaan anggaran bukan sekadar aktivitas administratif, melainkan sebuah bentuk pertanggungjawaban publik yang mencerminkan komitmen terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Hal ini penting agar ASN baru memahami posisi mereka sebagai bagian dari sistem yang harus memastikan setiap rupiah anggaran negara digunakan untuk kepentingan pendidikan dan pengembangan universitas. Setelah pembukaan tersebut, pemaparan pertama disampaikan oleh **Isno, S.Kom., M.M.** dengan fokus pada mekanisme pengusulan anggaran di lingkungan UIN SATU. Beliau menjelaskan secara rinci bahwa pengusulan anggaran merupakan tah...