Langsung ke konten utama

Di Antara Sesak dan Syukur: Hikmah Perjalanan Bersama Bus Harapan Jaya

Perjalanan saya dari Tulungagung menuju Trenggalek kali ini bukan sekadar berpindah tempat, melainkan sebuah pengalaman yang menyimpan banyak pelajaran. Saya menumpang Bus Harapan Jaya yang, pada hari itu, ditumpangi lebih dari 70 penumpang. Suasana di dalam bus terasa padat, bahkan cenderung sesak. Namun, di balik ruang yang terbatas itu, tersimpan kisah tentang kebersamaan, kesabaran, dan makna perjalanan itu sendiri.

Sejak langkah pertama menaiki bus, saya langsung merasakan atmosfer yang berbeda. Bangku-bangku terisi penuh, lorong sempit dipenuhi tas dan barang bawaan, serta suara percakapan yang saling bersahutan. Ada ibu yang menenangkan anaknya, ada pekerja yang terlelap setelah seharian beraktivitas, dan ada pula mahasiswa yang sibuk dengan ponselnya. Dalam kepadatan itu, saya belajar bahwa setiap orang membawa cerita dan tujuan masing-masing, namun kami dipersatukan oleh satu arah perjalanan yang sama.

Dari sisi kelebihan, Bus Harapan Jaya menawarkan kemudahan akses dan harga yang relatif terjangkau. Rute Tulungagung–Trenggalek yang dilalui cukup strategis, membuat perjalanan menjadi pilihan praktis bagi banyak kalangan. Selain itu, keramahan kru dan kelancaran perjalanan memberikan rasa aman, meski jumlah penumpang melebihi kapasitas ideal. Bus ini menjadi sarana yang menghubungkan berbagai lapisan masyarakat, dari pedagang kecil hingga pegawai kantor, dalam satu ruang yang sama.

Namun, tentu ada kekurangan yang tak bisa diabaikan. Kepadatan penumpang membuat kenyamanan berkurang. Ruang gerak menjadi terbatas, sirkulasi udara terasa kurang optimal, dan perjalanan yang seharusnya menjadi waktu beristirahat justru berubah menjadi ujian kesabaran. Dalam kondisi seperti itu, kelelahan mudah datang, dan fokus terhadap keselamatan juga perlu lebih diperhatikan.

Di balik semua itu, perjalanan ini menghadirkan hikmah yang mendalam. Saya belajar tentang arti berbagi ruang dan waktu dengan orang lain, tentang pentingnya empati dalam situasi yang tidak selalu ideal. Kepadatan di dalam bus mengajarkan saya untuk lebih sabar, lebih peka terhadap kebutuhan sesama, dan lebih bersyukur atas setiap fasilitas yang sering kali dianggap remeh.

Saat bus akhirnya tiba di Trenggalek, saya turun dengan perasaan yang berbeda. Bukan hanya lega karena sampai tujuan, tetapi juga kaya akan pelajaran. Perjalanan singkat ini mengingatkan saya bahwa hidup, seperti halnya perjalanan dengan bus, tidak selalu nyaman dan lapang. Namun, di setiap keterbatasan, selalu ada kesempatan untuk tumbuh, memahami, dan mensyukuri setiap langkah yang kita tempuh.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Administrasi Perkuliahan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Tahun Akademik 2025/2026 Semester Ganjil

  Berikut Administrasi Perkuliahan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Tahun Akademik 2025/2026 Semester Ganjil : Program Studi Perbankan Syariah (PS) 1B a.       FEBI1246001 – Bahasa Arab Ekonomi (2 SKS)  1)         Daftar Hadir   //   ABSEN                                 2)         Kontrak Perkuliahan // DOWNLOAD                       3)         RPS   // DOWNLOAD                                       4)         Mod...

DAFTAR SUBMIT JURNAL FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM

  BERIKUT DAFTAR SUBMIT JURNAL FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Jurnal Akses Terbuka Gratis di Indonesia dan Internasional No Nama Jurnal Keterangan relevansi & catatan penting 1 GHAITSA: Islamic Education Journal Jurnal Islam, menyediakan akses bebas dan permanen ke artikel-artikelnya. ( Siducat ) 2 ISEDU: Islamic Education Journal Membuka akses bebas, tanpa biaya atau hambatan teknis untuk pembaca. ( Jurnal Kalimasada ) 3 Islamic Perspective on Educational Science Terbit 2 kali/tahun, tema termasuk filsafat pendidikan Islam, psikologi pendidikan, dsb. Gratis untuk pembaca. ( esi.isu.ac.ir ) 4 Kanz Philosophia: A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism Fokus pada filsafat Islam & mistisisme. Akses penuh tanpa biaya. ( Jurnal Sadra ) 5 Journal of Islamic Education...

DAFTAR SUBMIT JURNAL STUDI AL-QUR'AN DAN HADIS

DAFTAR SUBMIT JURNAL STUDI AL-QUR'AN DAN HADIS :  Berikut beberapa rumah jurnal gratis atau open access journals yang fokus atau menerima kajian tentang Al-Qur’an dan Hadis: Daftar Jurnal Gratis / Open Access tentang Studi Al-Qur’an dan Hadis No Nama Jurnal Keterangan / Penerbit / Link 1 AL QUDS: Jurnal Studi Alquran dan Hadis Biannual, peer review; fokus studi Al-Qur’an dan Hadis. ( Rumah Jurnal IAIN Curup ) 2 Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Hadis Open Access (licence CC-BY-SA 4.0), UIN Imam Bonjol Padang. ( E-Journal UIN IB ) 3 Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis Ilmu al-Qur’an & Tafsir Dept, UIN Syekh Nurjati Cirebon, SINTA 4. ( Jurnal Syekh Nurjati ) 4 Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur’an dan Hadits STIQ Amuntai, Kalsel. ( Jurnal STIQ Amuntai ) 5 Al-Misbah: Journal of Quran, Hadith and Tafsir Studies STAI-PIQ Sumatera Barat. ( ejournal.staipiq.ac.id ) 6 Al-Qudwah: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis Prodi Ilmu Al-Qur’an dan...