Langsung ke konten utama

Postingan

Simpan Amalmu yang Baik untuk Akhiratmu

Simpan Amalmu yang Baik untuk Akhiratmu Pada salah satu bangku di dalam bus Harapan Jaya, tertempel sebuah tulisan sederhana: “Simpan karcis sebagai bukti pembayaran yang sah.” Sekilas, kalimat itu hanya pengingat biasa bagi penumpang agar tidak kehilangan haknya sebagai pengguna jasa transportasi. Namun, bila direnungkan lebih dalam, tulisan itu mengandung makna yang sangat dalam tentang perjalanan hidup manusia — bukan sekadar perjalanan dari satu kota ke kota lain, tetapi perjalanan dari dunia menuju akhirat. Kita semua adalah penumpang dalam bus kehidupan. Dunia hanyalah lintasan, sedangkan tujuan akhirnya adalah akhirat. Dalam perjalanan itu, setiap amal baik yang kita lakukan ibarat **karcis** yang harus disimpan rapi — bukti bahwa kita telah “membayar” perjalanan ini dengan amal saleh. Sebagaimana karcis menjadi tanda sah bahwa seseorang berhak sampai ke tujuan dengan aman, demikian pula amal baik menjadi bukti sah di hadapan Allah bahwa kita layak memperoleh keselamatan di akhi...

Turnera subulata

Turnera subulata. Turnera subulata adalah spesies bunga yang memiliki beberapa nama umum, yang paling populer adalah: 1. White Alder (meskipun bukan keluarga Alder yang sebenarnya) 2. Buttercup Bush (semak buttercup) 3. Sulphur Alder 4. Dark-eyed Turnera Dalam bahasa Indonesia, bunga ini sering disebut sebagai Bunga Pukul Delapan atau Bunga Jam Delapan, sebuah nama yang juga digunakan untuk kerabat dekatnya, Turnera ulmifolia. Nama ini diberikan karena bunga-bunga ini cenderung mekar di pagi hari (sekitar pukul 8 pagi) dan layu sebelum matahari terik di siang hari. Ciri-Ciri dan Deskripsi Penampilan Bunga: Bunganya berwarna putih kekuningan atau krem pucat, dengan bagian tengah (dasar mahkota) berwarna **ungu tua atau hitam keunguan** yang sangat kontras. Ciri khas inilah yang memberinya nama "Dark-eyed Turnera". Bunga memiliki 5 kelopak dan berbentuk seperti cangkir terbuka. Kebiasaan Mekar: Seperti namanya, bunga ini mekar di pagi hari dan biasanya mulai menutup atau layu d...

Hiruk Pikuk Perjalanan: Sebuah Renungan di Jalan Menuju Tulungagung

  Hiruk Pikuk Perjalanan: Sebuah Renungan di Jalan Menuju Tulungagung Selamat pagi. Kata-kata sederhana itu terucap dalam hati, menyapa hari yang baru. Namun, sapaan itu segera tenggelam dalam simfoni kesibukan yang sudah menggema sejak fajar merekah. Perjalanan pagi saya menuju Tulungagung pagi ini bukan sekadar transit dari titik A ke B; ia adalah sebuah panggung teatrikal di mana kehidupan sehari-hari mempertunjukkan dramanya yang paling otentik. Hiruk pikuk itu bukan lagi sekadar latar belakang, melainkan sebuah narasi hidup yang berdenyut, mewarnai setiap jengkal aspal dengan cerita tentang harapan, perjuangan, dan ritme nafas kota kecil yang bersiap untuk hari barunya. Pemandangan pertama yang menyerbu indera adalah lautan kendaraan bermotor. Mereka bagai kawanan ikan yang bergerak dalam sebuah arus raksasa, masing-masing dikemudikan oleh seorang individu dengan tujuannya sendiri. Ada sepeda motor yang meliuk-liuk dengan gesit, dibawa oleh para pekerja yang wajahnya sudah dib...

Menikmati Senja di Kursi Harapan Jaya

Menikmati Senja di Kursi Harapan Jaya Ada yang mengatakan bahwa perjalanan darat adalah meditasi yang bergerak. Bagi saya, pernyataan itu menemukan kebenarannya setiap kali saya menempuh rute Tulungagung menuju Trenggalek dengan Bus Harapan Jaya di penghujung hari. Bus itu, dengan joknya yang telah aus oleh waktu dan jejak ribuan penumpang, telah menjelma menjadi sebuah "kursi" istimewa—sebuah kursi teater bergerak untuk menyaksikan pertunjukan senja yang paling intim dan personal. Ini bukan tentang mengejar matahari, melainkan tentang membiarkannya menemani kita, dalam sebuah perjalanan berbingkai kaca jendela. Perjalanan dimulai ketika matahari mulai kehilangan kekerasannya. Cahaya sore yang keemasan menyirami sawah-sawah hijau di sepanjang jalan, mengubahnya menjadi lahan permata yang berkilauan. Bayangan pepohonan menjulur panjang, seperti jarum jam alam yang menunjuk kepada waktu yang tepat untuk berhenti sejenak. Di dalam bus, suara mesin yang berdengung dan getaran hal...

Ulumul Qur’an: Kunci Memahami Keagungan dan Kedalaman Makna Kalamullah

Ulumul Qur’an: Kunci Memahami Keagungan dan Kedalaman Makna Kalamullah Pendahuluan Al-Qur’an merupakan mukjizat terbesar yang diturunkan oleh Allah Swt. kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai pedoman hidup umat manusia di sepanjang zaman. Kitab ini bukan hanya berisi petunjuk moral dan hukum, melainkan juga sumber pengetahuan dan inspirasi yang tidak pernah habis digali. Allah Swt. berfirman dalam Surah Yusuf ayat 111: > “...Dan tidaklah Al-Qur’an itu suatu yang dibuat-buat, tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu serta sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.” Untuk memahami isi dan kandungan Al-Qur’an secara benar, diperlukan seperangkat ilmu yang dapat membantu menyingkap maknanya dari berbagai aspek. Ilmu inilah yang dikenal dengan nama Ulumul Qur’an,  yaitu ilmu yang membahas segala hal yang berkaitan dengan Al-Qur’an, baik dari segi sejarah turunnya, penulisan, pengumpulan, hingga metode penafsirannya. Tanpa pemahaman terhadap Ulu...

ORKES Tekankan Keprotokolan dan MC Profesional sebagai Wajah Layanan Perguruan Tinggi

Kegiatan Orientasi Kerja Efektif dan Sinergis (ORKES) pada sesi malam, pukul 20.00–21.00 WIB, menghadirkan topik yang sangat penting bagi dunia akademik, yakni Hospitality dan Keprotokolan. Materi ini disampaikan langsung oleh Dr. Zuhri, S.Ag., M.Si. seorang akademisi sekaligus praktisi yang telah berpengalaman dalam bidang keprotokolan. Keprotokolan sebagai Wajah Institusi Dalam pemaparannya, Dr. Zuhri menekankan bahwa keprotokolan bukan sekadar aturan formal, tetapi merupakan cerminan wajah institusi. Prinsip dasar keprotokolan—yang meliputi tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan—harus dipahami secara menyeluruh oleh setiap staf maupun panitia kegiatan kampus. Menurutnya, tata letak kursi tamu undangan, urutan acara, hingga tata penghormatan kepada pimpinan adalah bentuk penghargaan terhadap struktur kelembagaan. “Kesalahan kecil dalam keprotokolan bisa berdampak pada wibawa dan citra lembaga. Karena itu, memahami keprotokolan adalah sebuah keharusan,” tegas Dr. Zuhri. Prof...

Optimalisasi Administrasi Akademik dan Layanan Digital dalam ORKES: Pemaparan Materi oleh Tiga Narasumber

Optimalisasi Administrasi Akademik dan Layanan Digital dalam ORKES: Pemaparan Materi oleh Tiga Narasumber Kegiatan Orientasi Kerja Efektif dan Sinergis (ORKES) kembali menghadirkan sesi penting pada malam hari, Jumat 26 September 2025, pukul 19.00–20.00 WIB. Materi yang diangkat kali ini adalah Administrasi Akademik, Layanan Akademik, Teknologi Informasi, dan Pangkalan Data (SSO). Sesi ini menghadirkan tiga narasumber ahli di bidangnya, yaitu Dr. Nur Kholis, M.Pd.I, Muhammad Ridhlo Al Qodri Sri Utomo, M.A., serta Zurip Prastyo, S.Kom. Administrasi Akademik sebagai Fondasi Dalam pemaparannya, Dr. Nur Kholis menekankan pentingnya administrasi akademik yang meliputi kegiatan perkuliahan, KRS, KHS, hingga layanan mahasiswa. Menurutnya, pengelolaan administrasi yang rapi bukan hanya bersifat administratif, tetapi merupakan fondasi kelancaran seluruh proses akademik. Kesalahan kecil dalam pengisian KRS, misalnya, bisa berdampak besar pada perjalanan studi mahasiswa. Peran Strategis PDDikti P...

PEMBUKAAN KELAS MENULIS ESAI PESANTREN & ULAMA

PEMBUKAAN KELAS MENULIS ESAI PESANTREN & ULAMA “Tradisi Menulis Ulama di Tengah Tergesernya Dunia Literasi” Pembuka & Pemateri: Prof. Dr. Martin van Bruinessen (Ahli Studi Islam, peneliti ulama & pesantren) Haidar Bagir (Tokoh pendidikan & literasi Islam) Hamzah Sahal (Direktur NU Online, Penulis Esai Pesantren) Topik Utama: Faedah Menulis Ulama Pengalaman Martin van Bruinessen bergelut dengan ulama & pesantren Menulis Esai sebagai Tradisi Intelektual Pesantren 📅 Jumat, 03 Oktober 2025 🕖 19.00–21.00 WIB 📍 Via Zoom (link akan dibagikan di grup menjelang pembukaan) 🔗 Pendaftaran: s.id/pembukaan_kelas_esai 📞 Kontak: 0877-8898-1926 ✨ GRATIS! TERBUKA UNTUK UMUM Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Menyambut Hari Santri 2025 yang diselenggarakan oleh NU Online Institute bekerja sama dengan NU Care-LAZISNU. Melalui kelas ini, peserta akan diajak memahami kembali tradisi intelektual ulama yang telah lama menjadikan tulisan sebagai sarana dakwah, pendidika...

Perencanaan dan Keuangan : Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum

Materi kedua dalam kegiatan orientasi ASN di lingkungan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung berfokus pada tema *Perencanaan dan Keuangan*. Sesi ini dimulai dengan pengenalan oleh **Miftachul Hidayah, M.E.**, yang membuka jalannya diskusi dengan menekankan pentingnya pemahaman tata kelola keuangan negara dalam dunia perguruan tinggi keagamaan. Beliau menegaskan bahwa pengelolaan anggaran bukan sekadar aktivitas administratif, melainkan sebuah bentuk pertanggungjawaban publik yang mencerminkan komitmen terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Hal ini penting agar ASN baru memahami posisi mereka sebagai bagian dari sistem yang harus memastikan setiap rupiah anggaran negara digunakan untuk kepentingan pendidikan dan pengembangan universitas. Setelah pembukaan tersebut, pemaparan pertama disampaikan oleh **Isno, S.Kom., M.M.** dengan fokus pada mekanisme pengusulan anggaran di lingkungan UIN SATU. Beliau menjelaskan secara rinci bahwa pengusulan anggaran merupakan tah...

Sesi Pertama ORKES: Pengawasan Internal, Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum

Sesi Pertama ORKES: Pengawasan Internal, Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum Setelah acara pembukaan yang berlangsung khidmat, kegiatan **ORientasi Kerja Efektif dan Sinergis (ORKES)** di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung berlanjut ke **sesi pertama.** Sesi ini menghadirkan tiga narasumber berkompeten, yaitu **Samsul Bakri, S.Pd.I., M.Pd., Eka Ratna Glis Purnamasari, S.Si., M.Pd.,** dan **Dr. Binti Mualamah, S.Ag., M.Pd.** Materi yang diangkat mengupas tema besar *Pengawasan Internal, Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum* yang merupakan fondasi penting dalam membangun sistem kerja ASN di lingkungan perguruan tinggi. Narasumber pertama, **Samsul Bakri, S.Pd.I., M.Pd.,** membuka sesi dengan pemaparan tentang **struktur organisasi dan tata kelola kelembagaan.** Menurutnya, ASN tidak bisa bekerja secara individual tanpa memahami struktur organisasi. Setiap unit memiliki fungsi dan tanggung jawab yang saling berkaitan, sehingga penting bagi ASN untuk mengetahui alur koordinasi, rantai kom...