Langsung ke konten utama

ORKES Tekankan Keprotokolan dan MC Profesional sebagai Wajah Layanan Perguruan Tinggi



Kegiatan Orientasi Kerja Efektif dan Sinergis (ORKES) pada sesi malam, pukul 20.00–21.00 WIB, menghadirkan topik yang sangat penting bagi dunia akademik, yakni Hospitality dan Keprotokolan. Materi ini disampaikan langsung oleh Dr. Zuhri, S.Ag., M.Si. seorang akademisi sekaligus praktisi yang telah berpengalaman dalam bidang keprotokolan.

Keprotokolan sebagai Wajah Institusi

Dalam pemaparannya, Dr. Zuhri menekankan bahwa keprotokolan bukan sekadar aturan formal, tetapi merupakan cerminan wajah institusi. Prinsip dasar keprotokolan—yang meliputi tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan—harus dipahami secara menyeluruh oleh setiap staf maupun panitia kegiatan kampus.

Menurutnya, tata letak kursi tamu undangan, urutan acara, hingga tata penghormatan kepada pimpinan adalah bentuk penghargaan terhadap struktur kelembagaan. “Kesalahan kecil dalam keprotokolan bisa berdampak pada wibawa dan citra lembaga. Karena itu, memahami keprotokolan adalah sebuah keharusan,” tegas Dr. Zuhri.

Profesionalisme Seorang MC

Selain membahas keprotokolan, Dr. Zuhri juga secara khusus menekankan peran MC (Master of Ceremony) dalam acara resmi kampus. Menurutnya, MC adalah wajah pertama yang ditampilkan kepada publik. Seorang MC tidak hanya bertugas membacakan susunan acara, tetapi juga menjaga suasana, mengatur ritme kegiatan, sekaligus menjadi duta yang membawa nama baik institusi.

“MC profesional harus memiliki suara yang jelas, penguasaan bahasa yang baik, serta kepercayaan diri yang tinggi. Sikap tubuh harus meyakinkan, dan ekspresi harus mampu menciptakan suasana yang tenang sekaligus berwibawa,” paparnya.

Ia juga menambahkan bahwa MC dituntut memiliki kecerdasan situasional. Artinya, MC harus siap menghadapi perubahan mendadak dalam susunan acara tanpa mengganggu alur kegiatan. Kemampuan mengendalikan audiens dengan elegan menjadi nilai tambah yang membedakan MC biasa dengan MC profesional.

Etika dan Komunikasi dalam Layanan Publik

Lebih jauh, Dr. Zuhri menegaskan bahwa hospitality tidak bisa dilepaskan dari keprotokolan. Dalam praktiknya, pelayanan yang baik harus disertai dengan etika komunikasi yang sopan, penuh rasa hormat, dan solutif. Hal ini berlaku bukan hanya dalam acara seremonial, tetapi juga dalam interaksi sehari-hari di lingkungan perguruan tinggi.

“Perguruan tinggi adalah ruang pelayanan publik. Setiap staf, baik yang berhadapan langsung dengan mahasiswa maupun yang mendampingi pimpinan, dituntut memiliki sikap ramah, cepat, dan profesional. Itulah wujud nyata dari hospitality akademik,” jelasnya.

Handling Complaints dan Simulasi Praktik

Dalam sesi ini, Dr. Zuhri juga menyampaikan pentingnya kemampuan **handling complaints** atau menangani keluhan. Menurutnya, keluhan mahasiswa maupun masyarakat tidak boleh dipandang sebagai beban, melainkan peluang untuk memperbaiki layanan. Kunci utamanya adalah mendengarkan dengan empati, memahami inti masalah, serta memberikan solusi yang tepat.

Sebagai penutup, dilakukan simulasi praktik yang melibatkan peserta ORKES. Mereka dilatih bagaimana menjalankan tugas keprotokolan dengan benar, sekaligus mencoba peran sebagai MC profesional. Peserta diajak melatih intonasi suara, sikap tubuh, hingga cara mengendalikan suasana acara. Latihan ini disambut antusias, karena memberikan pengalaman langsung yang jarang diperoleh di ruang kelas.

Peneguhan Budaya Layanan dan Profesionalitas

Sesi Hospitality dan Keprotokolan  yang dibawakan oleh Dr. Zuhri menjadi bagian penting dalam menanamkan budaya kerja efektif di lingkungan perguruan tinggi. Dengan bekal pengetahuan tentang keprotokolan dan keterampilan MC profesional, peserta ORKES diharapkan mampu tampil adaptif, percaya diri, serta menjaga citra institusi dalam berbagai kegiatan resmi.

Keberhasilan perguruan tinggi, tegas Dr. Zuhri, tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh bagaimana lembaga itu memberikan pelayanan yang ramah, tertib, dan berkelas. Melalui sesi ini, ORKES berhasil memberikan wawasan sekaligus keterampilan praktis yang akan sangat bermanfaat bagi para peserta dalam menjalankan tugas di kemudian hari.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Administrasi Perkuliahan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Tahun Akademik 2025/2026 Semester Ganjil

  Berikut Administrasi Perkuliahan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Tahun Akademik 2025/2026 Semester Ganjil : Program Studi Perbankan Syariah (PS) 1B a.       FEBI1246001 – Bahasa Arab Ekonomi (2 SKS)  1)         Daftar Hadir   //   ABSEN                                 2)         Kontrak Perkuliahan // DOWNLOAD                       3)         RPS   // DOWNLOAD                                       4)         Mod...

DAFTAR SUBMIT JURNAL FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM

  BERIKUT DAFTAR SUBMIT JURNAL FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Jurnal Akses Terbuka Gratis di Indonesia dan Internasional No Nama Jurnal Keterangan relevansi & catatan penting 1 GHAITSA: Islamic Education Journal Jurnal Islam, menyediakan akses bebas dan permanen ke artikel-artikelnya. ( Siducat ) 2 ISEDU: Islamic Education Journal Membuka akses bebas, tanpa biaya atau hambatan teknis untuk pembaca. ( Jurnal Kalimasada ) 3 Islamic Perspective on Educational Science Terbit 2 kali/tahun, tema termasuk filsafat pendidikan Islam, psikologi pendidikan, dsb. Gratis untuk pembaca. ( esi.isu.ac.ir ) 4 Kanz Philosophia: A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism Fokus pada filsafat Islam & mistisisme. Akses penuh tanpa biaya. ( Jurnal Sadra ) 5 Journal of Islamic Education...

DAFTAR SUBMIT JURNAL STUDI AL-QUR'AN DAN HADIS

DAFTAR SUBMIT JURNAL STUDI AL-QUR'AN DAN HADIS :  Berikut beberapa rumah jurnal gratis atau open access journals yang fokus atau menerima kajian tentang Al-Qur’an dan Hadis: Daftar Jurnal Gratis / Open Access tentang Studi Al-Qur’an dan Hadis No Nama Jurnal Keterangan / Penerbit / Link 1 AL QUDS: Jurnal Studi Alquran dan Hadis Biannual, peer review; fokus studi Al-Qur’an dan Hadis. ( Rumah Jurnal IAIN Curup ) 2 Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Hadis Open Access (licence CC-BY-SA 4.0), UIN Imam Bonjol Padang. ( E-Journal UIN IB ) 3 Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis Ilmu al-Qur’an & Tafsir Dept, UIN Syekh Nurjati Cirebon, SINTA 4. ( Jurnal Syekh Nurjati ) 4 Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur’an dan Hadits STIQ Amuntai, Kalsel. ( Jurnal STIQ Amuntai ) 5 Al-Misbah: Journal of Quran, Hadith and Tafsir Studies STAI-PIQ Sumatera Barat. ( ejournal.staipiq.ac.id ) 6 Al-Qudwah: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis Prodi Ilmu Al-Qur’an dan...