Turnera subulata.
Turnera subulata adalah spesies bunga yang memiliki beberapa nama umum, yang paling populer adalah:
1. White Alder (meskipun bukan keluarga Alder yang sebenarnya)
2. Buttercup Bush (semak buttercup)
3. Sulphur Alder
4. Dark-eyed Turnera
Dalam bahasa Indonesia, bunga ini sering disebut sebagai Bunga Pukul Delapan atau Bunga Jam Delapan, sebuah nama yang juga digunakan untuk kerabat dekatnya, Turnera ulmifolia. Nama ini diberikan karena bunga-bunga ini cenderung mekar di pagi hari (sekitar pukul 8 pagi) dan layu sebelum matahari terik di siang hari.
Ciri-Ciri dan Deskripsi
Penampilan Bunga: Bunganya berwarna putih kekuningan atau krem pucat, dengan bagian tengah (dasar mahkota) berwarna **ungu tua atau hitam keunguan** yang sangat kontras. Ciri khas inilah yang memberinya nama "Dark-eyed Turnera". Bunga memiliki 5 kelopak dan berbentuk seperti cangkir terbuka.
Kebiasaan Mekar: Seperti namanya, bunga ini mekar di pagi hari dan biasanya mulai menutup atau layu di siang hari. Namun, di tempat yang teduh atau cuaca mendung, bunganya bisa bertahan lebih lama.
Daun: Daunnya berwarna hijau tua, bergerigi di tepinya, berbentuk lonjong hingga lanset, dan memiliki tekstur yang agak kasar.
Habitus Tumbuhan: Tumbuhan ini merupakan tanaman tahunan yang tumbuh sebagai semak kecil, biasanya mencapai ketinggian 30-70 cm. Ia dapat tumbuh dengan cepat dan menyebar.
Asal Usul: Tanaman ini berasal dari Amerika Tengah dan Selatan (misalnya, Brasil, Panama) tetapi telah dinaturalisasi di banyak daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Fakta Menarik dan Kegunaan
Penarik Kupu-Kupu dan Lebah: Nektarnya yang melimpah sangat disukai oleh kupu-kupu, lebah, dan penyerbuk lainnya, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk taman ramah penyerbuk.
Tanaman Hias yang Tangguh: Turnera subulata sangat tahan terhadap panas, sinar matahari penuh, dan kekeringan. Ia dapat tumbuh di tanah yang kurang subur, sehingga cocok untuk pengisi taman, pembatas, atau ditanam di pinggir jalan.
Penggunaan Tradisional: Seperti banyak spesies Turnera, tanaman ini diduga memiliki beberapa khasiat herbal, meskipun tidak sepopuler Turnera diffusa (Damiana). Dalam pengobatan tradisional, ia kadang-kadang digunakan sebagai tonik atau untuk masalah pencernaan.
Mudah Berkembang Biak: Tanaman ini mudah diperbanyak melalui biji atau stek batang. Ia bisa menyemai sendiri (self-seeding) dan terkadang dianggap agak invasif di beberapa daerah karena kemudahannya tumbuh.
Jadi Turnera subulata adalah tanaman hias yang cantik, tangguh, dan rendah perawatan. Ciri khasnya yang paling mencolok adalah bunga putihnya dengan "mata" berwarna ungu tua di tengahnya, yang mekar di pagi hari dan menarik berbagai serangga penyerbuk. Nama "Bunga Pukul Delapan" dengan sempurna menggambarkan ritme mekarnya yang unik.

Komentar
Posting Komentar
Terimakasih Sudah Berkunjung di Website Kami.