Optimalisasi Administrasi Akademik dan Layanan Digital dalam ORKES: Pemaparan Materi oleh Tiga Narasumber
Optimalisasi Administrasi Akademik dan Layanan Digital dalam ORKES: Pemaparan Materi oleh Tiga Narasumber
Kegiatan Orientasi Kerja Efektif dan Sinergis (ORKES) kembali menghadirkan sesi penting pada malam hari, Jumat 26 September 2025, pukul 19.00–20.00 WIB. Materi yang diangkat kali ini adalah Administrasi Akademik, Layanan Akademik, Teknologi Informasi, dan Pangkalan Data (SSO). Sesi ini menghadirkan tiga narasumber ahli di bidangnya, yaitu Dr. Nur Kholis, M.Pd.I, Muhammad Ridhlo Al Qodri Sri Utomo, M.A., serta Zurip Prastyo, S.Kom.
Administrasi Akademik sebagai Fondasi
Dalam pemaparannya, Dr. Nur Kholis menekankan pentingnya administrasi akademik yang meliputi kegiatan perkuliahan, KRS, KHS, hingga layanan mahasiswa. Menurutnya, pengelolaan administrasi yang rapi bukan hanya bersifat administratif, tetapi merupakan fondasi kelancaran seluruh proses akademik. Kesalahan kecil dalam pengisian KRS, misalnya, bisa berdampak besar pada perjalanan studi mahasiswa.
Peran Strategis PDDikti
Pembahasan kedua disampaikan oleh Muhammad Ridhlo Al Qodri Sri Utomo yang menyoroti pentingnya Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Data yang masuk dalam PDDikti, jelasnya, tidak hanya berguna bagi mahasiswa, melainkan juga menjadi rujukan penting untuk akreditasi program studi maupun institusi. “Kelengkapan dan akurasi data PDDikti adalah wajah mutu perguruan tinggi,” tegasnya. Mahasiswa pun diajak lebih aktif untuk mengecek data akademiknya agar tidak terjadi kesalahan yang merugikan di kemudian hari.
Tugas Tambahan Dosen di Unit Akademik
Diskusi juga menyinggung peran tambahan dosen dalam unit akademik melalui studi kasus pengalaman lapangan. Dosen tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sering terlibat dalam layanan administrasi, pengelolaan program studi, maupun sebagai pembimbing akademik. Peran ganda ini memberi nilai tambah bagi peningkatan kualitas layanan, meski juga menuntut keseimbangan antara beban mengajar dan administratif.
Inovasi Layanan melalui SSO
Materi ditutup dengan pemaparan dari Zurip Prastyo, S.Kom. yang menyoroti inovasi Single Sign-On (SSO). Sistem ini memungkinkan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan mengakses berbagai layanan akademik melalui satu akun terintegrasi. “SSO adalah jawaban atas kebutuhan layanan akademik yang cepat, efisien, dan ramah pengguna,” ujarnya.
Sinergi untuk Layanan Berkualitas
Sesi ini menegaskan kembali semangat ORKES dalam membangun budaya kerja efektif dan sinergis. Administrasi akademik, layanan digital, serta integrasi teknologi bukan hanya mendukung kelancaran operasional kampus, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan menjadi kunci tercapainya mutu akademik yang unggul.
Dengan berakhirnya sesi ini, para peserta ORKES diharapkan memiliki pemahaman yang lebih luas tentang pentingnya administrasi akademik, peran PDDikti, keterlibatan dosen dalam layanan, serta inovasi teknologi melalui SSO. Semua itu merupakan langkah nyata menuju tata kelola perguruan tinggi yang efektif, sinergis, dan berdaya saing tinggi.



Komentar
Posting Komentar
Terimakasih Sudah Berkunjung di Website Kami.