Langsung ke konten utama

Krisis Tata Kelola dan Ketahanan Pangan Nasional: Belajar dari Pengunduran Diri Joao Angelo de Sousa Mota

 

Sumber SS : https://www.youtube.com/watch?v=1sGYVxqjmuc


Krisis Tata Kelola dan Ketahanan Pangan Nasional: Belajar dari Pengunduran Diri Joao Angelo de Sousa Mota

Pengunduran diri Joao Angelo de Sousa Mota dari jabatan Direktur Utama Agrinas Pangan, badan usaha milik negara di bawah naungan Danantara, menimbulkan sorotan tajam terhadap persoalan serius dalam pengelolaan ketahanan pangan Indonesia. Joao menyatakan bahwa selama enam bulan masa jabatannya, ia merasa tidak mendapat dukungan yang memadai dari pembantu presiden dalam mewujudkan visi besar Presiden terkait ketahanan pangan. Ia menilai Danantara tidak menunjukkan keseriusan dalam mendukung program strategis, terutama proyek food estate, serta menyoroti adanya birokrasi yang berbelit dan pengelolaan dana yang tidak efisien.

Meskipun pengunduran diri Joao dianggap sebagai langkah profesional oleh sebagian pejabat, langkah ini sekaligus membuka tabir adanya persoalan struktural dan sistemik di sektor ketahanan pangan. Hambatan birokrasi, pengelolaan dana yang tidak transparan, serta lemahnya sense of crisis di tubuh Danantara menjadi faktor utama yang menghambat implementasi program strategis. Akibatnya, proyek food estate yang diharapkan dapat menopang ketahanan pangan nasional justru menemui jalan buntu.

Lebih jauh, kondisi sektor pertanian kian diperburuk dengan adanya praktik eksploitasi terhadap petani kecil, ketidakadilan dalam sistem bisnis, serta dominasi penggilingan padi besar yang sering melakukan praktik oplosan beras. Situasi ini menciptakan ketimpangan dan menambah ketidakpercayaan publik terhadap pengelolaan sektor pangan. Hal ini memperlihatkan adanya gap besar antara visi politik Presiden dengan implementasi teknis di lapangan, yang seharusnya berjalan selaras namun terhambat oleh kepentingan politik dan kelompok tertentu.

Pengamat menilai bahwa Danantara lebih sibuk mengurusi restrukturisasi BUMN lain daripada fokus pada prioritas utama ketahanan pangan. Besarnya dana yang dialokasikan untuk Agrinas pun tidak sepenuhnya dimanfaatkan secara efektif, karena terhambat oleh proses administrasi yang panjang serta kriteria pemilihan proyek yang tidak jelas. Kondisi ini memperlemah efektivitas program pemerintah sekaligus memperlihatkan adanya krisis sistemik dalam tata kelola pertanian.

Dengan berbagai persoalan tersebut, jelas bahwa perbaikan mendasar sangat diperlukan. Reformasi tata kelola BUMN pangan harus segera dilakukan, dengan menekankan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik. Selain itu, diperlukan komitmen politik yang kuat dari Presiden dan pembantunya untuk menghapus hambatan birokrasi, menata kembali sistem logistik dan infrastruktur pertanian, serta memastikan bahwa kepentingan kelompok tidak mendominasi kebijakan pangan nasional.

Lebih jauh, peran media dan platform monitoring independen menjadi kunci untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas. Dengan adanya pengawasan publik yang kuat, praktik korupsi, eksploitasi petani, dan pengelolaan yang tidak adil dapat diminimalisasi. Kasus pengunduran diri Joao Angelo de Sousa Mota seharusnya menjadi momentum refleksi nasional untuk memperbaiki sistem yang ada, sehingga Indonesia dapat membangun ketahanan pangan yang benar-benar kokoh, adil, dan berkelanjutan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Administrasi Perkuliahan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Tahun Akademik 2025/2026 Semester Ganjil

  Berikut Administrasi Perkuliahan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Tahun Akademik 2025/2026 Semester Ganjil : Program Studi Perbankan Syariah (PS) 1B a.       FEBI1246001 – Bahasa Arab Ekonomi (2 SKS)  1)         Daftar Hadir   //   ABSEN                                 2)         Kontrak Perkuliahan // DOWNLOAD                       3)         RPS   // DOWNLOAD                                       4)         Mod...

DAFTAR SUBMIT JURNAL FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM

  BERIKUT DAFTAR SUBMIT JURNAL FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Jurnal Akses Terbuka Gratis di Indonesia dan Internasional No Nama Jurnal Keterangan relevansi & catatan penting 1 GHAITSA: Islamic Education Journal Jurnal Islam, menyediakan akses bebas dan permanen ke artikel-artikelnya. ( Siducat ) 2 ISEDU: Islamic Education Journal Membuka akses bebas, tanpa biaya atau hambatan teknis untuk pembaca. ( Jurnal Kalimasada ) 3 Islamic Perspective on Educational Science Terbit 2 kali/tahun, tema termasuk filsafat pendidikan Islam, psikologi pendidikan, dsb. Gratis untuk pembaca. ( esi.isu.ac.ir ) 4 Kanz Philosophia: A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism Fokus pada filsafat Islam & mistisisme. Akses penuh tanpa biaya. ( Jurnal Sadra ) 5 Journal of Islamic Education...

DAFTAR SUBMIT JURNAL STUDI AL-QUR'AN DAN HADIS

DAFTAR SUBMIT JURNAL STUDI AL-QUR'AN DAN HADIS :  Berikut beberapa rumah jurnal gratis atau open access journals yang fokus atau menerima kajian tentang Al-Qur’an dan Hadis: Daftar Jurnal Gratis / Open Access tentang Studi Al-Qur’an dan Hadis No Nama Jurnal Keterangan / Penerbit / Link 1 AL QUDS: Jurnal Studi Alquran dan Hadis Biannual, peer review; fokus studi Al-Qur’an dan Hadis. ( Rumah Jurnal IAIN Curup ) 2 Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Hadis Open Access (licence CC-BY-SA 4.0), UIN Imam Bonjol Padang. ( E-Journal UIN IB ) 3 Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis Ilmu al-Qur’an & Tafsir Dept, UIN Syekh Nurjati Cirebon, SINTA 4. ( Jurnal Syekh Nurjati ) 4 Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur’an dan Hadits STIQ Amuntai, Kalsel. ( Jurnal STIQ Amuntai ) 5 Al-Misbah: Journal of Quran, Hadith and Tafsir Studies STAI-PIQ Sumatera Barat. ( ejournal.staipiq.ac.id ) 6 Al-Qudwah: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis Prodi Ilmu Al-Qur’an dan...