Langsung ke konten utama

5 Cara Cepat Menyelesaikan Karya Tulis Disertasi

5 Cara Cepat Menyelesaikan Karya Tulis Disertasi

Pendahuluan
Disertasi merupakan puncak dari karya ilmiah di jenjang doktoral yang menuntut mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan orisinalitas dalam bidang keilmuannya. Proses penyusunan disertasi tidaklah mudah karena memerlukan konsistensi, disiplin, serta manajemen waktu yang baik. Tidak sedikit mahasiswa doktoral yang terhambat penyelesaiannya karena kesulitan menentukan fokus penelitian, kurangnya literatur pendukung, ataupun kendala dalam menulis secara sistematis.
Meskipun demikian, ada beberapa strategi yang dapat membantu mempercepat penyelesaian karya tulis disertasi. Artikel ini akan membahas lima cara cepat menyelesaikan disertasi tanpa mengurangi kualitas ilmiahnya.
1. Menentukan Topik yang Spesifik dan Relevan
Langkah pertama dan paling penting dalam menyelesaikan disertasi adalah menentukan topik penelitian yang jelas, spesifik, dan relevan. Banyak mahasiswa doktoral terjebak karena memilih topik yang terlalu luas sehingga kesulitan membatasi penelitian.
Topik yang baik seharusnya:
• Spesifik: membatasi fokus penelitian agar lebih terarah.
• Relevan: memiliki keterkaitan dengan bidang ilmu yang ditekuni.
• Feasible: sesuai dengan kemampuan peneliti dari segi sumber daya, waktu, dan akses data.
• Kontribusi: memberikan kebaruan atau inovasi bagi pengembangan ilmu.
Dengan memilih topik yang spesifik, proses penulisan akan lebih cepat karena peneliti memiliki arah yang jelas dan tidak mudah terdistraksi oleh informasi yang kurang relevan.
2. Membuat Kerangka Penelitian Sejak Awal
Kerangka penelitian ibarat peta jalan yang akan memandu peneliti dari awal hingga akhir penyusunan disertasi. Mahasiswa yang langsung menulis tanpa kerangka cenderung kebingungan di tengah jalan dan berpotensi mengulang-ulang pekerjaannya.
Kerangka penelitian biasanya mencakup:
• Latar belakang masalah: alasan mengapa topik penting untuk diteliti.
• Rumusan masalah: pertanyaan penelitian yang akan dijawab.
• Tujuan penelitian: arah yang ingin dicapai.
• Manfaat penelitian: kontribusi akademik maupun praktis.
• Tinjauan pustaka: teori dan penelitian terdahulu yang relevan.
• Metode penelitian: pendekatan, instrumen, dan teknik analisis.
Dengan kerangka yang jelas, mahasiswa dapat menulis bagian demi bagian secara terstruktur. Kerangka ini juga akan memudahkan bimbingan dengan promotor karena dosen pembimbing dapat memberikan masukan secara lebih fokus.
3. Konsistensi Menulis Setiap Hari
Salah satu penyebab lambatnya penyelesaian disertasi adalah kebiasaan menunda (procrastination). Banyak mahasiswa doktoral hanya menulis ketika ada dorongan dari bimbingan, padahal penulisan disertasi membutuhkan konsistensi jangka panjang.
Cara efektif untuk mengatasinya adalah dengan membuat jadwal menulis harian. Misalnya, meluangkan waktu minimal 2 jam setiap hari khusus untuk menulis, meskipun hanya 1–2 halaman. Prinsip ini lebih efektif dibandingkan menulis banyak halaman sekaligus namun jarang dilakukan.
Beberapa tips agar konsisten menulis:
• Tentukan jam khusus menulis (pagi atau malam hari ketika pikiran jernih).
• Gunakan teknik Pomodoro (25 menit menulis, 5 menit istirahat).
• Jangan terlalu perfeksionis pada draft awal; tulis dulu, revisi kemudian.
• Gunakan aplikasi pendukung seperti Mendeley atau Zotero untuk manajemen referensi.
Konsistensi ini akan membangun momentum sehingga penulisan disertasi terasa lebih ringan.
4. Memanfaatkan Literatur dan Teknologi Secara Efisien
Kendala klasik dalam menulis disertasi adalah mencari dan mengolah literatur. Proses ini sering menyita waktu jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, mahasiswa perlu menggunakan teknologi untuk mempercepat proses kajian pustaka.
Beberapa langkah yang bisa dilakukan:
• Gunakan database akademik seperti Google Scholar, Scopus, atau ProQuest untuk mencari jurnal terbaru.
• Gunakan software manajemen referensi (Mendeley, EndNote, atau Zotero) agar sitasi dan daftar pustaka tersusun otomatis.
• Manfaatkan aplikasi pengecek kesamaan (similarity checker) untuk menghindari plagiasi sejak awal.
• Gunakan AI atau aplikasi pengolah data (misalnya NVivo untuk analisis kualitatif atau SPSS untuk kuantitatif) agar analisis lebih cepat.
Dengan teknologi, mahasiswa dapat menghemat waktu sekaligus meningkatkan kualitas karya tulisnya.
5. Rutin Berdiskusi dengan Promotor dan Teman Sejawat
Bimbingan dengan promotor merupakan aspek vital dalam penyelesaian disertasi. Sayangnya, banyak mahasiswa yang jarang berkonsultasi sehingga kehilangan arah penelitian. Untuk mempercepat proses, mahasiswa perlu rutin berdiskusi dengan promotor guna mendapatkan arahan, masukan, dan koreksi sejak awal.
Selain dengan promotor, berdiskusi dengan teman sejawat juga penting. Melalui komunitas akademik, mahasiswa bisa mendapatkan umpan balik, berbagi pengalaman, atau bahkan saling memberi motivasi. Diskusi juga dapat membuka wawasan baru yang mungkin terlewatkan dalam proses penelitian.
Kunci utama dalam diskusi adalah keterbukaan terhadap kritik. Semakin cepat kesalahan terdeteksi, semakin cepat pula revisi dilakukan sehingga penulisan disertasi tidak tertunda terlalu lama.
Penutup
Menyelesaikan disertasi memang bukan pekerjaan mudah, tetapi bukan pula sesuatu yang mustahil jika dilakukan dengan strategi yang tepat. Ada lima cara cepat yang bisa membantu mahasiswa doktoral: menentukan topik yang spesifik dan relevan, membuat kerangka penelitian sejak awal, konsisten menulis setiap hari, memanfaatkan literatur dan teknologi secara efisien, serta rutin berdiskusi dengan promotor dan teman sejawat.
Kelima langkah ini saling melengkapi dan jika dijalankan dengan disiplin akan mempercepat penyelesaian disertasi tanpa mengurangi kualitas akademiknya. Pada akhirnya, keberhasilan menyelesaikan disertasi bukan hanya bergantung pada kemampuan intelektual, tetapi juga pada manajemen waktu, kedisiplinan, serta kemauan untuk terus berproses.
Dengan strategi yang terencana, disertasi dapat diselesaikan tepat waktu, bahkan lebih cepat, sehingga mahasiswa dapat segera meraih gelar doktor dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Administrasi Perkuliahan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Tahun Akademik 2025/2026 Semester Ganjil

  Berikut Administrasi Perkuliahan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Tahun Akademik 2025/2026 Semester Ganjil : Program Studi Perbankan Syariah (PS) 1B a.       FEBI1246001 – Bahasa Arab Ekonomi (2 SKS)  1)         Daftar Hadir   //   ABSEN                                 2)         Kontrak Perkuliahan // DOWNLOAD                       3)         RPS   // DOWNLOAD                                       4)         Mod...

DAFTAR SUBMIT JURNAL FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM

  BERIKUT DAFTAR SUBMIT JURNAL FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Jurnal Akses Terbuka Gratis di Indonesia dan Internasional No Nama Jurnal Keterangan relevansi & catatan penting 1 GHAITSA: Islamic Education Journal Jurnal Islam, menyediakan akses bebas dan permanen ke artikel-artikelnya. ( Siducat ) 2 ISEDU: Islamic Education Journal Membuka akses bebas, tanpa biaya atau hambatan teknis untuk pembaca. ( Jurnal Kalimasada ) 3 Islamic Perspective on Educational Science Terbit 2 kali/tahun, tema termasuk filsafat pendidikan Islam, psikologi pendidikan, dsb. Gratis untuk pembaca. ( esi.isu.ac.ir ) 4 Kanz Philosophia: A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism Fokus pada filsafat Islam & mistisisme. Akses penuh tanpa biaya. ( Jurnal Sadra ) 5 Journal of Islamic Education...

DAFTAR SUBMIT JURNAL STUDI AL-QUR'AN DAN HADIS

DAFTAR SUBMIT JURNAL STUDI AL-QUR'AN DAN HADIS :  Berikut beberapa rumah jurnal gratis atau open access journals yang fokus atau menerima kajian tentang Al-Qur’an dan Hadis: Daftar Jurnal Gratis / Open Access tentang Studi Al-Qur’an dan Hadis No Nama Jurnal Keterangan / Penerbit / Link 1 AL QUDS: Jurnal Studi Alquran dan Hadis Biannual, peer review; fokus studi Al-Qur’an dan Hadis. ( Rumah Jurnal IAIN Curup ) 2 Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Hadis Open Access (licence CC-BY-SA 4.0), UIN Imam Bonjol Padang. ( E-Journal UIN IB ) 3 Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis Ilmu al-Qur’an & Tafsir Dept, UIN Syekh Nurjati Cirebon, SINTA 4. ( Jurnal Syekh Nurjati ) 4 Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur’an dan Hadits STIQ Amuntai, Kalsel. ( Jurnal STIQ Amuntai ) 5 Al-Misbah: Journal of Quran, Hadith and Tafsir Studies STAI-PIQ Sumatera Barat. ( ejournal.staipiq.ac.id ) 6 Al-Qudwah: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis Prodi Ilmu Al-Qur’an dan...