Langsung ke konten utama

pemberangkatan mahasiswa KKN UIN SATU Tulungagung oleh Rektor

 


pemberangkatan mahasiswa KKN UIN SATU Tulungagung dengan tema *"Literasi Digital Menuju Masyarakat Ramah Lingkungan"*:

Untuk wilayah Trenggalek dan Tulungagung

---

Sebanyak 4.589 mahasiswa Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung hari ini secara resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2025. Bertempat di halaman kampus pusat, ribuan mahasiswa tampak antusias mengikuti prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Tema KKN tahun ini adalah *“Literasi Digital Menuju Masyarakat Ramah Lingkungan”*, sebuah tema yang relevan dengan tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat saat ini.

Acara pemberangkatan ini dihadiri oleh bapak Rektor Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Pd.I, para dosen pembimbing lapangan, serta sejumlah tokoh masyarakat. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN SATU Tulungagung.  Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ngainun Naim selaku Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN SATU Tulungagung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa yang akan mengabdi di berbagai pelosok desa. Menurut beliau, KKN adalah momentum berharga untuk mengasah kepekaan sosial dan kemampuan beradaptasi di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya yang hangat dan penuh makna, Prof. Ngainun menekankan pentingnya etika berinteraksi dengan masyarakat desa. Ia mengingatkan bahwa mahasiswa KKN bukan datang untuk menggurui, melainkan untuk belajar dan berbagi. “Jangan merasa paling tahu. Saudara bukan datang untuk menggurui masyarakat, tetapi untuk menjadi bagian dari mereka. Amati, lanjutkan, dan kembangkan apa yang sudah ada,” pesan beliau dengan tegas.

Beliau juga menyoroti pentingnya penggunaan media sosial secara bijak selama pelaksanaan KKN. Di tengah era digital saat ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi duta literasi digital yang positif. “Gunakan medsos untuk menyebarkan kebaikan, tunjukkan praktik kehidupan yang sederhana dan peduli lingkungan. Jangan mengumbar hal-hal yang justru bisa merugikan citra diri maupun kampus,” lanjutnya.

Tema literasi digital menuju masyarakat ramah lingkungan ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi mahasiswa. Di era serba digital, masyarakat desa pun mulai akrab dengan teknologi. Mahasiswa diharapkan mampu memperkenalkan praktik digital yang sehat, seperti penggunaan aplikasi pertanian, edukasi daring untuk anak-anak, hingga pemasaran produk desa secara online. Semua itu harus tetap berpijak pada prinsip pelestarian lingkungan hidup.

Prof. Ngainun juga memperkenalkan trik sederhana namun sangat efektif dalam membangun kedekatan sosial dengan masyarakat, yaitu *trik “monggo”*. Dalam bahasa Jawa, kata “monggo” memiliki makna sopan santun dan penghormatan. “Gunakan trik ‘monggo’ sebagai pendekatan komunikasi yang hangat dan rendah hati. Dengan bahasa yang sopan, saudara akan lebih diterima dan dihormati oleh warga,” ujar beliau.

Kehadiran mahasiswa di desa harus menjadi energi baru yang mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan berbasis potensi lokal. Mahasiswa diharapkan mampu mengenali potensi desa, merangkul tokoh-tokoh setempat, dan bersama-sama menciptakan solusi bagi permasalahan lingkungan dan sosial yang ada. Program-program sederhana namun konsisten akan lebih diterima daripada proyek besar yang tidak berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, pihak LP2M juga mengingatkan bahwa kegiatan KKN merupakan bagian dari tanggung jawab akademik dan sosial. Selain sebagai bentuk pengabdian, KKN juga menjadi media untuk mengembangkan kompetensi diri, mulai dari komunikasi, kerja tim, kepemimpinan, hingga kemampuan problem solving. Karena itu, mahasiswa diminta menjaga integritas dan nama baik almamater.

Pemberangkatan kali ini juga menunjukkan semangat kolaboratif UIN SATU Tulungagung dalam mendorong pembangunan desa berbasis nilai-nilai Islam, keilmuan, dan kemanusiaan. Para mahasiswa yang tersebar di dua kabupaten tersebut membawa misi pengabdian dan pencerahan, bukan hanya dalam hal teknologi, tetapi juga dalam nilai-nilai moral dan spiritual.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa juga diminta aktif mendokumentasikan kegiatan dan proses interaksi mereka bersama masyarakat. Dokumentasi ini bukan hanya sebagai laporan, tetapi juga menjadi cermin refleksi diri dan inspirasi bagi generasi berikutnya. Narasi-narasi kecil tentang keberhasilan maupun tantangan akan menjadi kisah yang memperkaya perjalanan akademik dan sosial mereka.

Sebagai penutup, Prof. Ngainun mengajak seluruh mahasiswa untuk menjalani masa KKN dengan ikhlas dan penuh semangat. “Jadilah cahaya di tengah masyarakat. Dengarkan, pelajari, dan bantu dengan hati. Apa yang saudara lakukan hari ini, insya Allah akan menjadi jejak kebaikan yang terus mengalir,” ungkapnya penuh harap.

Sambutan kedua dalam acara pemberangkatan mahasiswa KKN UIN SATU Tulungagung disampaikan oleh Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Pd.I. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya menjaga kekompakan antaranggota kelompok KKN sebagai fondasi keberhasilan program di lapangan. Kebersamaan, menurut beliau, bukan hanya soal bekerja bersama, tetapi juga saling memahami, menghargai, dan mendukung satu sama lain dalam menjalankan tugas pengabdian di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Prof. Aziz menggarisbawahi pentingnya melestarikan tiga aspek utama dalam kehidupan masyarakat desa, yaitu aspek spiritual, sosial, dan lingkungan. Beliau mengajak para mahasiswa untuk tidak hanya fokus pada program fisik atau teknologi, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai keagamaan dan sosial yang hidup di tengah masyarakat. Salah satu program yang disarankan untuk diimplementasikan adalah konsep *ekoteologi*—yakni integrasi antara nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan, sebagaimana telah digagas oleh Menteri Agama RI.

                  Doc. http://uinsatu.ac.id/berita

Di akhir sambutannya, Prof. Aziz juga menegaskan bahwa mahasiswa KKN harus menjadi mitra aktif warga, bukan sekadar pengunjung sementara. Pendekatan partisipatif dan keterlibatan langsung dalam kehidupan masyarakat akan menciptakan hubungan yang lebih kuat dan bermakna. Tak lupa, beliau mengingatkan pentingnya menjaga kewajiban spiritual, khususnya sholat lima waktu. “Jangan sampai sibuk program membuat kita lalai terhadap sholat. Justru jadikan sholat sebagai sumber kekuatan dan ketenangan dalam menjalani aktivitas KKN,” tuturnya penuh hikmah.

Pelepasan ribuan mahasiswa ini ditandai dengan penyematan tanda pengenal Mahasiswa dan persiapan penanaman pohon yang dibawa oleh masing masing mahasiswa sejumlah 4589 pohon. Dengan semangat literasi digital dan kepedulian terhadap lingkungan, para mahasiswa berangkat membawa misi mulia—menjadi agen perubahan yang merakyat, ramah, dan penuh solusi.



---

#kknuinsatutulungagung

#fyp

#kkn

#uinsatu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Administrasi Perkuliahan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Tahun Akademik 2025/2026 Semester Ganjil

  Berikut Administrasi Perkuliahan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Tahun Akademik 2025/2026 Semester Ganjil : Program Studi Perbankan Syariah (PS) 1B a.       FEBI1246001 – Bahasa Arab Ekonomi (2 SKS)  1)         Daftar Hadir   //   ABSEN                                 2)         Kontrak Perkuliahan // DOWNLOAD                       3)         RPS   // DOWNLOAD                                       4)         Mod...

DAFTAR SUBMIT JURNAL FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM

  BERIKUT DAFTAR SUBMIT JURNAL FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Jurnal Akses Terbuka Gratis di Indonesia dan Internasional No Nama Jurnal Keterangan relevansi & catatan penting 1 GHAITSA: Islamic Education Journal Jurnal Islam, menyediakan akses bebas dan permanen ke artikel-artikelnya. ( Siducat ) 2 ISEDU: Islamic Education Journal Membuka akses bebas, tanpa biaya atau hambatan teknis untuk pembaca. ( Jurnal Kalimasada ) 3 Islamic Perspective on Educational Science Terbit 2 kali/tahun, tema termasuk filsafat pendidikan Islam, psikologi pendidikan, dsb. Gratis untuk pembaca. ( esi.isu.ac.ir ) 4 Kanz Philosophia: A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism Fokus pada filsafat Islam & mistisisme. Akses penuh tanpa biaya. ( Jurnal Sadra ) 5 Journal of Islamic Education...

DAFTAR SUBMIT JURNAL STUDI AL-QUR'AN DAN HADIS

DAFTAR SUBMIT JURNAL STUDI AL-QUR'AN DAN HADIS :  Berikut beberapa rumah jurnal gratis atau open access journals yang fokus atau menerima kajian tentang Al-Qur’an dan Hadis: Daftar Jurnal Gratis / Open Access tentang Studi Al-Qur’an dan Hadis No Nama Jurnal Keterangan / Penerbit / Link 1 AL QUDS: Jurnal Studi Alquran dan Hadis Biannual, peer review; fokus studi Al-Qur’an dan Hadis. ( Rumah Jurnal IAIN Curup ) 2 Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Hadis Open Access (licence CC-BY-SA 4.0), UIN Imam Bonjol Padang. ( E-Journal UIN IB ) 3 Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis Ilmu al-Qur’an & Tafsir Dept, UIN Syekh Nurjati Cirebon, SINTA 4. ( Jurnal Syekh Nurjati ) 4 Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur’an dan Hadits STIQ Amuntai, Kalsel. ( Jurnal STIQ Amuntai ) 5 Al-Misbah: Journal of Quran, Hadith and Tafsir Studies STAI-PIQ Sumatera Barat. ( ejournal.staipiq.ac.id ) 6 Al-Qudwah: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis Prodi Ilmu Al-Qur’an dan...