Langsung ke konten utama

Pentingnya Membaca dalam Islam dan Kehidupan Sehari-hari


Pentingnya Membaca dalam Islam dan Kehidupan Sehari-hari

Membaca adalah pintu gerbang ilmu dan peradaban. Dalam Islam, membaca bukan sekadar aktivitas intelektual, melainkan perintah langsung dari Allah SWT. Hal ini ditegaskan dalam wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, yakni firman Allah dalam QS. Al-‘Alaq ayat 1: "Iqra’ bismi rabbika allathee khalaq" (Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan). Ayat ini menjadi dasar kuat bahwa membaca merupakan perintah Ilahi yang menandai dimulainya risalah kenabian dan perubahan besar dalam sejarah umat manusia.

Pentingnya membaca juga tercermin dari kenyataan bahwa umat Islam dituntut untuk terus belajar dan mencari ilmu. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda: "Thalabul ‘ilmi faridhatun ‘ala kulli muslim" (Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim) – (HR. Ibnu Majah). Membaca menjadi sarana utama dalam menuntut ilmu. Dengan membaca, seseorang membuka cakrawala pemikiran dan memperluas wawasan yang akan membimbingnya dalam bertindak bijak.

Manfaat membaca sangatlah luas, baik dalam konteks keagamaan, pendidikan, maupun kehidupan sosial. Melalui membaca, seseorang bisa memahami ajaran agama dengan benar, mengetahui hukum-hukum Islam, serta meneladani kisah-kisah para nabi dan orang saleh. Membaca Al-Qur’an sendiri memiliki pahala yang besar. Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitab Allah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh" (HR. At-Tirmidzi).

Di samping itu, membaca juga mampu membentuk karakter dan memperhalus budi pekerti. Seseorang yang rajin membaca cenderung lebih terbuka pikirannya, lebih toleran terhadap perbedaan, dan lebih mudah memahami sudut pandang orang lain. Buku-buku yang baik mengandung nilai moral, inspirasi, serta nasihat kehidupan yang memperkaya jiwa dan akal.

Membaca juga melatih daya pikir dan meningkatkan daya ingat. Aktivitas ini melibatkan proses berpikir aktif yang mendorong otak untuk bekerja dan menganalisis. Orang yang gemar membaca biasanya memiliki kemampuan berpikir kritis dan logis yang lebih baik, serta mampu mengaitkan berbagai informasi secara lebih sistematis. Hal ini tentu sangat berguna dalam dunia pendidikan dan pekerjaan.

Dalam dunia yang terus berubah dan penuh tantangan, membaca menjadi kebutuhan yang tak bisa diabaikan. Informasi dan ilmu terus berkembang, dan mereka yang tidak mau membaca akan tertinggal. Membaca memungkinkan seseorang untuk terus berkembang, beradaptasi, dan mengambil keputusan berdasarkan pemahaman yang mendalam.

Imam Syafi’i rahimahullah adalah contoh ulama besar yang sangat menghargai ilmu dan membaca. Beliau dikenal gemar membaca dan menulis sejak usia muda. Dalam sebuah riwayat, disebutkan bahwa beliau pernah menulis dengan tulang karena tidak mampu membeli kertas. Ketekunannya dalam membaca dan menuntut ilmu menjadikannya salah satu mujtahid terbesar dalam sejarah Islam.

Oleh karena itu, membaca adalah investasi jangka panjang yang sangat berharga. Membaca tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga memperkuat iman dan memperbaiki akhlak. Setiap Muslim hendaknya menjadikan membaca sebagai bagian dari gaya hidup, baik untuk memahami agamanya maupun untuk menghadapi dinamika zaman. Dengan membaca, kita memenuhi panggilan wahyu pertama, dan menjadikan ilmu sebagai cahaya dalam hidup.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Administrasi Perkuliahan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Tahun Akademik 2025/2026 Semester Ganjil

  Berikut Administrasi Perkuliahan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Tahun Akademik 2025/2026 Semester Ganjil : Program Studi Perbankan Syariah (PS) 1B a.       FEBI1246001 – Bahasa Arab Ekonomi (2 SKS)  1)         Daftar Hadir   //   ABSEN                                 2)         Kontrak Perkuliahan // DOWNLOAD                       3)         RPS   // DOWNLOAD                                       4)         Mod...

DAFTAR SUBMIT JURNAL FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM

  BERIKUT DAFTAR SUBMIT JURNAL FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Jurnal Akses Terbuka Gratis di Indonesia dan Internasional No Nama Jurnal Keterangan relevansi & catatan penting 1 GHAITSA: Islamic Education Journal Jurnal Islam, menyediakan akses bebas dan permanen ke artikel-artikelnya. ( Siducat ) 2 ISEDU: Islamic Education Journal Membuka akses bebas, tanpa biaya atau hambatan teknis untuk pembaca. ( Jurnal Kalimasada ) 3 Islamic Perspective on Educational Science Terbit 2 kali/tahun, tema termasuk filsafat pendidikan Islam, psikologi pendidikan, dsb. Gratis untuk pembaca. ( esi.isu.ac.ir ) 4 Kanz Philosophia: A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism Fokus pada filsafat Islam & mistisisme. Akses penuh tanpa biaya. ( Jurnal Sadra ) 5 Journal of Islamic Education...

DAFTAR SUBMIT JURNAL STUDI AL-QUR'AN DAN HADIS

DAFTAR SUBMIT JURNAL STUDI AL-QUR'AN DAN HADIS :  Berikut beberapa rumah jurnal gratis atau open access journals yang fokus atau menerima kajian tentang Al-Qur’an dan Hadis: Daftar Jurnal Gratis / Open Access tentang Studi Al-Qur’an dan Hadis No Nama Jurnal Keterangan / Penerbit / Link 1 AL QUDS: Jurnal Studi Alquran dan Hadis Biannual, peer review; fokus studi Al-Qur’an dan Hadis. ( Rumah Jurnal IAIN Curup ) 2 Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Hadis Open Access (licence CC-BY-SA 4.0), UIN Imam Bonjol Padang. ( E-Journal UIN IB ) 3 Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis Ilmu al-Qur’an & Tafsir Dept, UIN Syekh Nurjati Cirebon, SINTA 4. ( Jurnal Syekh Nurjati ) 4 Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur’an dan Hadits STIQ Amuntai, Kalsel. ( Jurnal STIQ Amuntai ) 5 Al-Misbah: Journal of Quran, Hadith and Tafsir Studies STAI-PIQ Sumatera Barat. ( ejournal.staipiq.ac.id ) 6 Al-Qudwah: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis Prodi Ilmu Al-Qur’an dan...