Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

Begitu Singkat Hidup Ini, Buatlah Barokah Setiap Detiknya

Begitu Singkat Hidup Ini, Buatlah Barokah Setiap Detiknya Hidup manusia di dunia sejatinya sangatlah singkat. Waktu yang kita miliki bagaikan embusan angin yang cepat berlalu, tanpa terasa telah meninggalkan jejak usia yang semakin berkurang. Banyak manusia terlena dengan gemerlap dunia, seakan hidup ini panjang dan tidak akan berakhir. Padahal, kematian adalah kepastian yang tidak bisa dihindari oleh siapa pun. Allah SWT mengingatkan dalam Al-Qur’an: > كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ > “Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati.” > (QS. Ali Imran: 185) Ayat ini menegaskan bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara. Tidak ada satu pun manusia yang mampu menghindar dari kematian, baik ia kaya maupun miskin, muda maupun tua. Oleh karena itu, setiap detik yang kita miliki adalah kesempatan emas untuk berbuat kebaikan. Rasulullah ﷺ juga bersabda: > “Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara: masa mudamu sebelum datang masa tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum m...

Idul Fitri di Era Trump: Pengaruh Kebijakan Global terhadap Ekonomi Lebaran Indonesia

  Idul Fitri di Era Trump: Pengaruh Kebijakan Global terhadap Ekonomi Lebaran Indonesia Oleh: Muh. Habibulloh (edukita) Tulungagung, 6 Maret 2026 – Idul Fitri 1447 H yang diprediksi jatuh pada 20-21 Maret 2026 menjadi momen suci umat Islam untuk memaafkan dan bersyukur. Namun, di tengah hiruk-pikuk persiapan mudik dan pembagian THR, bayang-bayang kebijakan proteksionis Presiden AS Donald Trump mengancam geliat ekonomi Lebaran Indonesia. Tarif impor resiprokal hingga 32% (kini 19% pasca-negosiasi) terhadap produk ekspor kita seperti elektronik, alas kaki, dan tekstil berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi hingga 4,7% pada 2026, menurut proyeksi AMRO. kafe-alumni-feb-unsoed +1 Kebijakan Trump ini bukan sekadar urusan dagang lintas benua. Ia langsung menyengat sektor UMKM dan industri halal yang jadi tulang punggung Lebaran. "Permintaan ekspor ke AS menurun karena harga naik, neraca perdagangan terganggu, dan rupiah terdepresiasi," ujar ekonom UGM Muhammad Edhie Purnawa...